Senin, 29 Januari 2018

7 Ancaman Pembenci & Pemfitnah Habaib&Syarifah Yang istiqomah

7 ANCAMAN BAGI MEREKA PEMBENCI, PENCACI DAN PEMFITNAH PARA DZURIYYAT RASUL (KETURUNAN RASUL /HABAIB & SYARIFAH) YANG ISTIQOMAH

1. ALLOH SWT MARAH KEPADA ORANG YANG MEMBENCI PARA HABAIB.

Rosululloh SAW bersabda :
… ﻭﻫﻢ ﻋِﺘْﺮَﺗِﻲ , ﺧُﻠِﻘُﻮﺍ ﻣِﻦْ ﻃِﻴْﻨَﺘِﻲ , ﻓَﻮَﻳْﻞٌ ﻟِﻠْﻤُﻜَﺬِّﺑِﻲْﻥَ ﺑِﻔَﻀْﻠِﻬِﻢْ , ﻣﻦ ﺍﺣﺒﻬﻢ ﺍﺣﺒﻪ ﺍﻟﻠﻪ , ﻭﻣﻦ ﺃﺑﻐﻀﻬﻢ ﺃﺑﻐﻀﻪ ﺍﻟﻠﻪ
“… Mereka adalah keturunanku dan diciptakan dari tanahku. Celakalah dari ummatku yang mendustakan keutamaan mereka. Siapa yang mencintai mereka maka Alloh akan mencintainya, siapa yang membenci mereka maka Alloh akan membencinya”.[1]

Rosululloh SAW bersabda :
ﺃﻻ ﻭ ﻣﻦ ﺍﺑﻐﺾ ﺁﻝ ﻣﺤﻤﺪ ﺟﺎﺀ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﻣﻜﺘﻮﺑﺎ ﺑﻴﻦ ﻋﻴﻨﻴﻪ : ﺁﺋﺲ ﻣﻦ ﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ
Sungguh siapa yang membenci keluarga Muhammad saw, maka ia akan dibangkitkan di hari kiamat dengan tulisan di antara kedua matanya : ‘orang ini telah terputus dari rahmat Alloh swt’.[2]

2. ORANG YANG MEMBENCI HABAIB TERMASUK GOLONGAN ORANG MUNAFIK.

Rosululloh SAW bersabda :
ﻣﻦ ﺃﺑﻐﻀﻨﺎ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﻓﻬﻮ ﻣﻨﺎﻓﻖ
Siapa orang yang membenci kami ahlu bait adalah termasuk golongan munafik.[3]

Rosululloh saw bersabda :
ﻻ ﻳﺤﺒﻨﺎ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﺍﻻ ﻣﺆﻣﻦ ﺗﻘﻲ , ﻭﻻ ﻳﺒﻐﻀﻨﺎ ﺍﻻ ﻣﻨﺎﻓﻖ ﺷﻘﻲ
“Tidak ada yang mencintai kami ahlu bait kecuali orang yang beriman dan bertaqwa, dan tidak ada yang membenci kami kecuali orang munafik dan durhaka.” [4]

Rosululloh SAW bersabda :
ﻣﻦ ﺃﺑﻐﺾ ﻋﺘﺮﺗﻲ ﻓﻬﻮ ﻣﻠﻌﻮﻥ ﻭ ﻣﻨﺎﻓﻖ ﺧﺎﺳﺮ
“Siapa yang membenci keturunanku, ia termasuk orang yang dilaknat dan munafik yang merugi.” [5]

3. ORANG YANG MEMBENCI PARA HABAIB TERMASUK GOLONGAN ORANG KAFIR.

Rosululloh SAW bersabda :
ﺃﻻ ﻭﻣﻦ ﻣﺎﺕ ﻋﻠﻰ ﺑﻐﺾ ﺁﻝ ﻣﺤﻤﺪ ﻣﺎﺕ ﻛﺎﻓﺮﺍ , ﺃﻻ ﻭﻣﻦ ﻣﺎﺕ ﻋﻠﻰ ﺑﻐﺾ ﺁﻝ ﻣﺤﻤﺪ , ﻟﻢ ﻳﺸﻢّ ﺭﺍﺋﺤﺔ ﺍﻟﺠﻨّﺔ
Sungguh siapa yang mati dalam keadaan membenci keluarga Muhammad saw, maka ia mati dalam keadaan kafir. Sungguh siapa yang mati dalam keadaan membenci keluarga Muhammad saw, maka ia tidak akan mencium harumnya surga.[6]

4. ORANG YANG MEMBENCI PARA HABAIB TERMASUK GOLONGAN YAHUDI.

Dari Jabir bin Abdillah al-Anshori, Rosululloh saw bersabda :
ﺃﻳّﻬﺎ ﺍﻟﻨﺎﺱ , ﻣﻦ ﺃﺑﻐﻀﻨﺎ ﺍﻫﻞ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﺣﺸﺮﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﻳﻬﻮﺩﻳﺎ . ﻳﺎﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ , ﻭﺇﻥ ﺻﺎﻡ ﻭﺻﻠّﻰ ؟ ﻗﺎﻝ : ﻭﺇﻥ ﺻﺎﻡ ﻭ ﺻﻠّﻰ
Wahai manusia, siapa saja yang membenci kami ahlu bait, maka Alloh swt akan mengumpulkannya di hari kiamat dalam golongan orang-orang Yahudi. Jabir berkata: Ya Rosululloh, mereka adalah orang-orang yang berpuasa dan mengerjakan sholat. Rosul menjawab : Walaupun mereka berpuasa dan mengerjakan sholat.[7]

5. ORANG YANG MEMBENCI PARA HABAIB AKAN MASUK NERAKA.

Rosululloh SAW bersabda :
ﻭﺍﻟّﺬﻱ ﻧﻔﺴﻲ ﺑﻴﺪﻩ , ﻻ ﻳﺒﻐﻀﻨﺎ ﺍﻫﻞ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﺍﺣﺪ ﺍﻻ ﺃﺩﺧﻠﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻨﺎﺭ
“Demi jiwaku yang berada dalam kekuasaan-Nya, Tidaklah seorang yang membenci kami ahlu bait kecuali Alloh swt akan masukkan ia ke dalam neraka.” [8]

Rosululloh SAW bersabda :
ﻭﺍﻟّﺬﻱ ﻧﻔﺴﻲ ﺑﻴﺪﻩ , ﻻ ﻳﺒﻐﻀﻨﺎ ﺍﻫﻞ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﺍﺣﺪ ﺍﻻ ﺃﻛﺒّﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻨﺎﺭ
“Demi jiwaku yang berada dalam kekuasaan-Nya, Tidaklah seorang yang membenci kami ahlu bait kecuali Alloh swt akan masukkan ia ke dalam neraka.” [9]

Rosululloh SAW bersabda :
… ﻓَﻠَﻮْ ﺍَﻥَّ ﺭَﺟُﻼً ﺻﻔَﻦَ ﺑَﻴْﻦَ ﺍﻟﺮُّﻛْﻦِ ﻭَﺍﻟﻤَﻘَﺎﻡِ , ﻭَﺻَﻠَّﻰ ﻭَﺻَﺎﻡَ , ﺛُﻢَّ ﻟﻘﻲ ﺍﻟﻠﻪ , ﻭَﻫُﻮَ ﻣُﺒْﻐِﺾٌ ﻻِﻫْﻞِ ﺑَﻴْﺖِ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﺩَﺧَﻞَ ﺍﻟﻨَّﺎﺭَ .
“… Maka sekiranya seseorang berdiri di antara salah satu sudut Ka’bah dan maqam Ibrahim, lalu ia shalat dan puasa, kemudian meninggal sedangkan ia adalah pembenci keluarga (ahlu al-bait) Muhammad, pasti ia masuk neraka”.[10]

Rosululloh saw bersabda :
ﻻ ﻳﺒﻐﻀﻨﺎ ﻭﻻ ﻳﺤﺴﺪﻧﺎ ﺍﺣﺪ ﺍﻻ ﺫﻳﺪ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﺑﺴﻴﺎﻁ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺎﺭ
Tidak seorang pun yang membenci dan hasud kepada kami (ahlu bait) kecuali Alloh swt akan mengusirnya di hari kiamat dengan cambuk yang berasal dari api neraka.[11]

6. ALLOH SWT SANGAT MURKA KEPADA UMMATNYA YANG MENYAKITI PARA HABAIB

Rosululloh saw bersabda :
ﺇﺷﺘﺪّ ﻏﻀﺐ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻣﻦ ﺁﺫﺍﻧﻲ ﻓﻲ ﻋﺘﺮﺗﻲ
“Alloh swt sangat murka kepada orang yang menggangguku melalui keturunanku.” [12]

Rosululloh SAW bersabda :
ﺇﺷﺘﺪّ ﻏﻀﺐ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻏﻀﺒﻲ ﻋﻠﻰ ﻣﻦ ﺃﻫﺮﻕ ﺩﻣﻲ ﻭ ﺁﺫﺍﻧﻲ ﻓﻲ ﻋﺘﺮﺗﻲ
“Alloh SWT dan aku sangat murka kepada orang yang menumpahkan darahku dan menyakitiku melalui keturunanku.” [13]

Rosululloh SAW bersabda :
ﻣﻦ ﺳﺐّ ﺍﻫﻞ ﺑﻴﺘﻲ ﻓﺄﻧﺎ ﺑﺮﻱﺀ ﻣﻨﻪ
“Siapa yang mencela ahlu baitku, maka aku berlepas diri darinya.” [14]

Rosululloh SAW bersabda :
ﻣﻦ ﺁﺫﺍﻧﻲ ﻓﻲ ﺍﻫﻠﻲ ﻓﻘﺪ ﺁﺫﻯ ﺍﻟﻠﻪ
“Siapa yang menyakitiku dalam urusan keluargaku, maka ia telah menyakiti Alloh.” [15]

Rosululloh SAW bersabda :
ﺇﻥّ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻳﺒﻐﺾ ﺍﻵﻛﻞ ﻓﻮﻕ ﺷﺒﻌﻪ , ﻭﺍﻟﻐﺎﻓﻞ ﻋﻦ ﻃﺎﻋﺔ ﺭﺑﻪ , ﻭﺍﻟﺘﺎﺭﻙ ﺳﻨّﺔ ﻧﺒﻴﻪ , ﻭﺍﻟﻤﺨﻔﺮ ﺫﻣّﺘﻪ , ﻭﺍﻟﻤﺒﻐﺾ ﻋﺘﺮﺓ ﻧﺒﻴﻪ , ﻭﺍﻟﻤﺆﺫﻱ ﺟﻴﺮﺍﻧﻪ .
“Sesungguhnya Alloh swt membenci orang yang makan di atas batas kekenyangannya, orang yang lali dari melaksanakan ketaatan kepada Tuhannya, orang yang mencampakkan sunnah nabinya, orang yang menremehkan tanggungjawabnya, orang yang membenci ithroh (keturunan) nabinya dan mengganggu tetangganya”. [16]

7. ALLOH SWT MENGHARAMKAN SURGA KEPADA ORANG YANG MENDZOLIMI PARA HABAIB

Rosululloh SAW bersabda :
ﺇﻥّ ﺍﻟﻠﻪ ﺣﺮّﻡ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻋﻠﻰ ﻣﻦ ﻇﻠﻢ ﺍﻫﻞ ﺑﻴﺘﻲ
“Sesungguhnya Alloh swt mengharamkan surga kepada orang yang menzhklimi ahlu baitku.” [17]

Rosululloh SAW bersabda :
ﺣﺮّﻣﺖ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻋﻠﻰ ﻣﻦ ﻇﻠﻢ ﺍﻫﻞ ﺑﻴﺘﻲ ﻭ ﺁﺫﺍﻧﻲ ﻓﻲ ﻋﺘﺮﺗﻲ
“Surga diharamkan bagi siapa saja yang menzholimi ahlu baitku dan menyakiti aku melalui keturunanku.” [18]

Rosululloh SAW bersabda :
ﺍﻟﻮﻳﻞ ﻟﻈﺎﻟﻤﻲ ﺍﻫﻞ ﺑﻴﺘﻲ , ﻋﺬﺍﺑﻬﻢ ﻣﻊ ﺍﻟﻤﻨﺎﻓﻘﻴﻦ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﺭﻙ ﺍﻷﺳﻔﻞ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺎﺭ
“Celakalah siapa saja yang menzdalimi ahlu baitku, mereka akan diadzab bersama orang-orang munafiq di dasar neraka.” [19]

📚Referensi Kitab 📚
[1] Kanz al-Ummal (12/98)
[2] Faraid al-Simthin (2/256)
[3] Al-Dur al-Mansur (7/349), Fadhail al-Sahabah (2/661)
[4] Dzakhair al-Uqba : 218, al-Showaiq al-Muhriqah : 230.
[5] Jami’ al-Akhbar : 214.
[6] Al-Kasyaf (3/403)
[7] Al-Mu’jam al-Ausath (4/212)
[8] Al-Mustadrak ‘Ala Shahihain (3/162), al-Dur al-Mansur (7/349)
[9] Al-Mustadrak ‘Ala Shahihain (4/392), Majma’ al-Zawaid (7/580)
[10] Al-Mu’jam al-Kabir (11/142), al-Mustadrak ‘Ala Shahihain (3/161)
[11] Al-Mu’jam al-Kabir (3/81)
[12] Ihya al-Mait al-Suyuthi : 53
[13] Dzakhoir al-Uqba : 39
[14] Yanabi’ al-Mawaddah (2/378)
[15] Kanz al-Ummal (12/103)
[16] Ihya al-Mait : 53
[17] Dzakhoir al-Uqba : 20
[18] Tafsir al-Qurthubi (16/22)
[19] Yanabi’ al-Mawaddah (2/326)

Selasa, 23 Januari 2018

Perkara Hidup Manusia dan Pembagianya

Kehidupan manusia ini berada di antara empat perkara ini:

1. sama ada berada di dalam ketaatan, maka dia hendaklah meneruskannya,
2. berada di dalam maksiat, maka dia hendaklah beristighfar,
3. berada di dalam nikmat maka dia hendaklah bersyukur,
4. berada di dalam kesusahan maka hendaklah dia bersabar.

Kalam Sufi

Imam Haddad di  dalam salah suatu majelisnya pernah berkata :

Sesungguhnya orang yang di uji dizaman ini terbagi menjadi tiga bagian, yaitu:

1. Orang yang ridho dan tenang, baginya derajat tinggi.

2. Orang yang mengeluh tetapi tidak menentang, baginya dihapus keburukannya.

3. Sedangkan orang yang mengeluh dan menentang, baginya murka dan siksa.

Minggu, 21 Januari 2018

Sholawat Nur dan Faidahnya

Pertemuan Al Habib Umar bin Hafidz dengan Rosululloh SAW | Al Habib Alwi bin Abdullah Alaydrus

SHOLAWAT NUR YANG LANGSUNG DARI ROSULULLOH SAW KE HABIB UMAR BIN HAFIZH BIN SYEIKH ABU BAKAR BIN SALIM

SHOLAWAT NUUR MUHAMMAD
ﺃَﻟﻠّٰﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠٰﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻧُﻮْﺭِﻙَ ﺍﻟﺴَّﺎﺭِﻱْ ﻭَﻣَﺪَﺩِﻙَ ﺍﻟْﺠَﺎﺭِﻱْ ﻭﺍﺟْﻤَﻌْﻨِﻲْ ﺑِﻪٖ ﻓِﻲ ﻛُﻞِّ ﺃَﻃْﻮَﺍﺭِﻱْ ﻭَﻋَﻠٰﻰ ﺁﻟِﻪٖ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪٖ ﻳَﺎﻧُﻮْﺭُ

ALLOHUMMA SHOLLI WA SALLIM ‘ALA SAYYIDINA MUHAMMAD NUURIKAS SAARI WA MADADIKAL JAARI WAJMA’NII BIHI FI KULLI ATHWAARI WA ‘ALA ALIHI WA SHOHBIHI YANNUUR.

Artinya :
“Ya Alloh, limpahkanlah sholawat dan salam kepada junjungan nabi besar Muhammad, sang cahaya-Mu yang selalu bersinar dan pemberian-Mu yang tak pernah putus dan kumpulkanlah aku dengan Rosululloh di setiap zaman serta sholawat untuk keluarganya dan sahabatnya, wahai sang cahaya.”

Sholawat tersebut di baca 10 x tiap selesai sholat fardhu dan ketika malam menjelang tidur.

Adapun faidahnya antara lain :

Untuk ketenangan batin, terang fikiran, cahaya hati dan fadhilah yg teragung adalah selalu mempunyai hubungan ikatan dan hubungan erat dengan Rosululloh SAW

Kalam Al - Habib Abu Bakar Atthos Bin Abdullah Al - Habssyi

KALAM AL- HABIB ABU BAKAR ATTHOS BIN ABDULLAH AL- HABSYI رضي الله عنه
Beliau Berkata :"Akan datang pada manusia suatu masa, saat itu, mereka lebih baik mendidik binatang piaraannya daripada mendidik anak kandungnya sendiri."

Didiklah anak-anakmu dan saudara-saudaramu tentang adab dan akhlaq Al- Musthofa صلى الله عليه وسلم. Ketahuilah bahwa pendidikan akhlaq bagi anak-anak kita adalah amat penting, sebab kelak mereka dapat mengerti apa itu adab kepada orang tua, kepada sesama, dan lain sebagainya.

Saat ini orang sudah melalaikan pendidikan akhlaq terhadap anak-anaknya, mereka para orang tua acuh tak acuh tentang tarbiah anak-anaknya. Coba tanyakan pernahkan mereka menanyakan sholat, bacaan Al-Qur'an, mengenalkan Nabinya, atau nama kitab suci Alloh kepada anak-anaknya...? Justru sekarang para orang tua lebih mengedepankan budaya-budaya dan pendidikan barat kepada anak-anaknya. Bahkan mereka terkadang heran bila melihat anak-anaknya tidak mengenal bintang-bintang film atau pemain-pemain sepak bola yang bahkan diantara mereka ada yang tidak pernah sujud kepada Alloh سبحانه وتعلى، Na'udzu billah min ghodlobillah.

Coba bandingkan dengan para salaf sholeh, mereka sejak kecil sudah mengenal adab, akhlaq, langkah-langkah yang baik bahkan mereka mengenal mujahadah (kesungguhan) di dalam mencari Ridho Alloh سبحانه وتعلى. Hal ini tidak lain karena orang tua merekalah yang berperan penting dalam membentuk anak-anaknya untuk berbakti pada Alloh dan Rasulnya serta kepada orang tua mereka.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
لأن يؤدب الرجل ولده خير له من أن يتصدق كل يوم بنصف صاع
"Sungguh lebih baik seseorang mendidik anaknya daripada bersedekah sebanyak setengah sha' (1,40 kg) setiap hari."

Namun, begitulah karena rusaknya zaman, hancurnya moral dan punahnya ajaran-ajaran agama di rumah tangga kaum muslimin. Biografi dan perjalanan para salaf tersebut kini tinggal cerita saja.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
يأتي على الناس زمان ، لأن يربي الرجل فيه جروا خير له من أن يربي فيه ولدا
"Akan datang pada manusia suatu masa, sa'at itu, mereka lebih baik mendidik binatang piara'annya daripada mendidik anak kandungnya sendiri."

..Betapa anehnya bumi, semuanya adalah pelajaran. Kukira tidak ada sejengkal tanah di muka bumi kecuali di situ ada ibrah (pelajaran) bagi orang yang berakal apabila mau mempelajarinya..

Allahuma Shalli 'Alaa Sayyidina Muhammad Wa 'Alaa Sayyidina Muhammad.


‏قال سفيان الثوري رحمه الله:

*عليك بكثرة المعروف يؤنسك الله في قبرك، واجتنب المحرمات كلها تجد حلاوة الإيمان.*

"Perbanyaklah berbuat baik maka Allah membuatmu tenang di alam kubur, dan jauhilah segala perkara haram maka kau akan temukan manisnya iman."

- Sufyan Atsauri -

قال بعض السلف  :
الاعتزال اليوم فرض لازم إلا جلوسك عند شخص عالم وعارف
قال القائل :
هذا الزمان زمان السكوت
وترك كل الخلائق والتزام البيوت
ثم الرضى بالذي يكفيك من أي قوت
بشرط حِله وامكث إلى أن تموت

Berkata sebagian orang sholih
Banyak menyendiri di zaman sekarang ini adalah hukumnya wajib kecuali
kumpul-mu duduk-mu pada seseorang yang alim&arif
Berkata seseorang
Zaman ini adalah zaman yang lebih banyak untuk diam
Zaman yang seharusnya lebih sering meninggalkan makhluk untuk menyendiri&
lebih sering berada dirumah
Ridho
tidak banyak tuntunan dengan makanan apa-pun
sesuai kemampuan yang ada pada dirimu
Dengan syarat makanan tersebut halal
Diam-lah
bersabarlah
sampai kematian datang menjemput-mu

وقال سيدنا الامام علوى بن محمد بن طاهر الحداد نفع الله به :

سلفنا رضوان الله عليهم يعتنون ويهتمون بتربية اولادهم قبل تعليمهم العلم,ليرسخوا علي العمل فيجئ العلم وقد صار الخير والطاعة عادة لهم,ولهذا كانوا يوقظون اولادهم الصغار اخر الليل ليآلفوا قيام الليل.

Berkata assayyid al imam Alwi bin Muhammad bin Thohir Alhaddad semoga Allah memberikan manfaat dgn ilmunya:

para salafuna sholeh (semoga Allah meridhoi mereka) sangat perhatian dan sangat mengutamakan untuk pendidikan amalan (tarbiyah)anak2 mereka sebelum mengajari mereka kepada ilmu,agar tarbiyah amalan itu meresap dalam diri anak2 mereka,sehingga ketika mereka belajar ilmu maka kebaikan dan kebiasaan untuk taat sudah melekat pada diri mereka,oleh karena itu diantara mereka ada yg membangunkan anak2 mereka di akhir malam agar menjadi kebiasaan anak2 mereka.

(minhajus sawi bab tarbiyatul aulad hal 505)

Kajian Rumah Tangga

- Ringkasan Kajian Rumah Tangga bersama Buya Yahya

- PRINSIP DIDALAM MEMBANGUN RUMAH TANGGA
1. Prinsip didalam membangun rumah tangga yaitu _Tegakan syariat di dalam rumah tangga.
2. Jangan berbanga² dengan dunia atau kemewahan
3. Musyawaroh dalam segala hal
4. Jangan egois
5. Lakukan kewajiban, jangan banyak menuntut
6. Memahami karakter pasangan
Jadilah orang yg bisa memahami jangan menjadi orang yang selalu ingin dipahami
7. Tidak gengsi melakukan pekerjaan pasangan
8. Selesaikan urusan rumah tangga
Dengan dirimu sendiri
Dengan hakam (orang yang tidak memihak siapa²)
9. Jangan membawa masalah rumah tangga keluar
10. Siap untuk diingatkan dan mengingatkan.

- Perencanaan di Dalam Rumah Tangga
1. Didalam rumah tangga harus ada perencanaan dan harus ada ilmunya, dan kemesraan di dalam rumah tangga juga harus berkembang
2. Tidak selamanya manis didalam menjalani rumah tangga, pahitnya di dalam menjalani hidup berumah tangga bisa dijadikan sebagai awal keindahan
3. Jangan melihat lebih bagus dari apa yang tidak kita miliki, tapi berfikirlah apa yang diberikan Allah kepada kita adalah lebih bagus, dan tutuplah hayalan itu dengan keimanan kepada Allah.

- CARA MENDIDIK ANAK
1. Jangan ajari kemewahan
2. Terjemahankan kasih sayang dengan
Sesuatu yang bermanfaat untuk anak.
- Sesuatu yang menyenangkan anak, tidak semua permintaan anak dituruti tapi harus di pertimbangkan kemaslahatan untuk anak tersebut.
4. Kompak didalam mendidik anak. Anak yang tidak mengenal Allah maka baktinya dia kepada orang tuanya hanyalah basa basi
-  ANAKMU ADALAH ANAK AKHERAT BUKAN ANAK DUNIA

5. Memberi nafkah atau makanan yang halal
6. Persiapan sebelum anak lahir yaitu dengan diciptakannya keindahan di dalam Rumah Tangga.
-Jadikan kehidupan di rumah wibawa dan anak betah di rumah
-Istri yang paling baik adalah yang paling tulus pengabdianya.
- BANGUN KEINDAHAN KEBERKAHAN PASTI DATANG

- Cara Membangun Kepercayaan pada Pasangan Hidup Kita

1. Jangan dengarkan omongan orang lain tentang pasangan kita.
2. Jadikan pasangan kita adalah orang yang dekat kepada Allah.
3. Pandai berkomunikasi dengan baik terhadap pasangan kita.
- BANGUN KESOLEHAN DALAM DIRI PASTI PASANGAN AKAN PERCAYA

- Tujuan yang di bangun di saat pernikahan bisa hilang karena kebodohan yang ada pada diri kita
- Salah satu bentuk kedzoliman pada pasangan adalah menuntut sesuatu yang tidak mungkin
- Jangan sampai lupa dengan tujuan pernikahan
-Jangan banyak menuntut
- Keyakinan akan rizki Allah pasti ada

-RUMUS DI DALAM DISKUSI
1. Siap untuk mengingatkan dan diingatkan
2. Belajar mendengar sebelum memperdengarkan
3. Ketika kita yang memulai pembicaraan maka jangan ungkapkan kejelekan pasangan
4. Lihat suasana disaat ingin memulai pembicaraan

Tasawwuf dan Pandangan 4 Madzhab

ILMU TASAWWUF

Pandangan Ulama Empat Mazhab Tentang Tasawwuf

Imam Hanafi Rahimahullah Ta'ala

Imam Hanafi telah berkata : “Jika tidak kerana dua tahun, saya sudah binasa. Kerana dua tahun saya telah duduk bersama Imam Ja’far Ss-Sadiq dan mendapatkan ilmu keruhanian yang membuat saya lebih mengenali jalan yang benar”. (Kitab Ad-Durr Al-Mukhtar)

Imam Maliki Rahimahullah Ta'ala

Imam Malik telah berkata :

‎من تصوف و لم يتفقه فقد تزندق
‎و من تفقه و لم يتصوف فقد تفسق
‎و من جمع بينهما فقد تخقق

Ertinya : Barangsiapa mempelajari tasawuf sahaja tanpa mempelajari ilmu fiqh maka dia telah sesat. Dan barangsiapa mempelajari ilmu fiqh sahaja tanpa mempelajari tasawuf maka dia menjadi fasiq. Dan barangsiapa mempelajari kedua2nya maka sungguhnya dialah yang sebenar.” (Imam Abil-Hassan)

Imam Syafi'e Rahimahullah Ta'ala

Imam Shafi’i pernah berkata :

‎فقيها و صوفيا فكن ليس واحدا * فإني و حـــق الله إيـــاك أنــــصح

‎فذالك قاس لم يـــذق قـلــبه تقى * وهذا جهول كيف ذوالجهل يصلح

Ertinya : Fiqh dan tasawwuf jangan engkau asingkan. Sungguhnya aku demi haq Allah nasihatkan akan kamu. Keraslah hati orang yang tidak merasai kemanisan taqwa. Dan bagaimana pula orang yang jahil mampu berbuat kebaikkan?

Imam Hambali Rahimahullah Ta'ala

Imam Ahmad Hambal pernah berkata kepada anaknya : Wahai anakku. Engkau duduklah bersama orang sufi. Mereka boleh menambahkan ilmu dan muraqabah. Mereka orang-orang zuhud yang mempunyai cita-cita."  (Kitab Kasyful Khafa)

Wallahua'lam

Senin, 15 Januari 2018

Nasehat tetang rizki, anak, dan nafsu

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

- Wahai anakku, jika saja Allah meletakkan kemuliaan dan keagungan pada tukang sapu, nescaya aku pasti menyuruhmu menjadi tukang sampah. Akan tetapi Allah Subhanahu wa Taala meletakkan kemuliaan dan keagungan dalam ilmu. Maka carilah sekuat tenagamu, kerana ilmu menolongmu di saat dunia meremukkanmu dan ilmu melindungimu di saat dunia mencelakaimu.

[Syeikh Muhammad Said Ramadhan Al-Buthi]

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

- Ketawa itu perkara yang biasa, tapi bila banyaknya ketawa akan menyebabkan kerasnya hati.

[Habib Ali Zaenal Abidin Al-Hamid]

-iblis dan tentaranya hingga yang paling besar berupa dajjal, tidak akan mampu masuk ke dalam hati untuk menfitnahnya kecuali seseorang yang kurang rasa cintanya kepada ALLAH dan rosulnya.

Al habib umar bin hafidz

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

- Terapi hati yang paling berkesan adalah istighfar

[Syeikh Nuruddin Marbu Al-Banjari Al-Makki]

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

- Wahai orang yang senang memeluk dunia fana, yang tidak kenal pagi dan petang dalam mencari dunia. Hendaklah engkau tinggalkan sikap cintamu kepada duniamu itu. Kerana kelak, engkau akan bertemu dengan bidadari dari syurga. Apabila engkau berharap menjadi penghuni syurga abadi, maka hindarilah jalan menuju api neraka

[Imam Asy-Syafie ‎رحمه الله تعالى]

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

- Jagalah lidahmu kawan! Agar ia tidak menyengatmu. Kerana lidah tidak ubahnya ular berbisa. Banyak orang binasa akibat perbuatan lidah, padahal dulu mereka dihormati kawan-kawannya

[Imam Asy-Syafie ‎رحمه الله تعالى]

Pesanan Sayyidina Umar Al-Khattab رضى الله عنه,

"Hisablah diri kamu sebelum kamu dihisab, timbanglah amalan kamu sebelum ia ditimbang untukmu. Sesungguhnya hisab pada hari kiamat menjadi ringan bagi kamu yang melakukan muhasabah diri di dunia ini, dan bersedialah dengan pembentangan amal yang besar. Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tiada sesuatupun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah)."

Habib Novel Al Atas

: Sebaik-baik yang kauminta kepada-Nya adalah apa yang Dia tuntut darimu.

[Al-Hikam, Al-Imam Asy-Syeikh Ibnu Atha'illah As-Sakandari رحمة الله تعالى]

Sebaik-baik perkara yang kauminta dari Allah adalah yang Allah minta darimu, berupa sikap istiqamah di jalan ‘Ubudiyyah. Ini lebih baik bagimu daripada permintaanmu berupa nasib dan keinginan dunia atau akhiratmu kerana itu hanyalah keuntungan bagi dirimu sendiri.

Habib Novel Al Atas:

- anak-anakmu akan melihat siapa dirimu melalui tingkah lakumu dari pada nasehatmu.

[8/1 23:08] Habib Novel Al Atas: ۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

- Apabila benar engkau mencintai-Nya, pastilah engkau taati semua perintah-Nya. Sesungguhnya orang yang cinta tentulah bersedia mentaati perintah orang yang dicintainya

[Imam Asy-Syafie ‎رحمه الله تعالى]
mengejar rezeki jangan mengejar jumlahnya, tapi kejarlah keberkahannya.

Sayyidina ali bin abi tholib
۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

- Cinta sumber akhlak. Jika murid mencintai gurunya maka sifat baik dan mulia gurunya akan diwarisnya. Namun jika benci atau tidak cinta, maka bukan hanya kemuliaannya terhalang malah sifat buruknya yang diwarisi. Demikian sebaliknya.

[Syeikh Rohimuddin Nawawi Al-Jahary Al-Bantany]
tiada perasaan yang paling susah, melainkan perasaan bermujahadah melawan hawa nafsu.

Kita akan mendapat kemanisan iman setelah kita bermujahadah melawan hawa nafsu.

Kalam ulama