Tampilkan postingan dengan label Mutiara Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mutiara Hikmah. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Februari 2018

Agar sampai kepada Allah

"ketahuilah bahwa dalam setiap ibadah yang kau lakukan ada bagian Alloh Swt, yang di tuntut darimu sebagai rububiyyah-Nya.
   Dia akan menuntut bagian-Nya dari setiap hamba, dan mereka akan di tanya tentangnya, serta tentang setiap tarikan nafas yang merupakan amanah Alloh Swt,
karena bagaimana mungkin ia punya waktu luang, sementara ia di sibukkan beribadah kepada Alloh; bagaimana mungkin ia sempat mengatur dirinya dan memperhatikan kebutuhannya.
     seorang hamba hanya bisa sampai kepada Alloh  jika ia tak lagi merisaukan dirinya, berzuhud, memusatkan perhatian untuk menaati-Nya, mengarahkan fikiran agar sejalan dengan-Nya, serta terus mengabdi dan berhubungan dengan-Nya.

    _*syeikh Abul hasan Assadzily  Rohmahulloh.*_

Keikhlasan

"Demi Alloh tidak ada seorang hamba yang sungguh-sungguh ikhlas pada Alloh, melainkan ia merasa senang, gembira jika ia tidak mengetahui kedudukan dirinya."

  Syeikh Ayyub Assikhtiyani Ra.

"Demi Alloh tidak ada seorang hamba yang sungguh-sungguh ikhlas pada Alloh, melainkan ia merasa senang, gembira jika ia tidak mengetahui kedudukan dirinya."

  Syeikh Ayyub Assikhtiyani Ra.
Keikhlasan orang –orang yang sudah Ma’rifat kepada Alloh. Mereka selalu melihat kepada Alloh, gerak dan diamnya badan dan hatinya itu semua atas kehendak Alloh, mereka tidak merasa kalau bisa beramal,kecuali diberi pertolongan oleh Alloh, tidak sebab daya kekuatan dirinya sendiri.

Sayidi Assyeikh Ibnu 'Athoillah Assakandari

saya beribadah kepadamu bukan karena takut nerakamu, dan juga tidak karena cinta dengan surgamu. Perkataan ini masih mengnggap dirinya yang beribadah(mengaku bisa beribadah).

Sayyidah Robi'ah Al-'adawiyyah

"Aku pernah bertanya kepada Jibril tentang ikhlas. Lalu Jibril berkata, ‘Aku telah menanyakan hal itu kepada Allah’, lalu Allah berfirman, ‘(Ikhlas) adalah salah satu dari rahasiaku, yang Aku berikan ke dalam hati orang-orang yang kucintai dari kalangan hamba-hamba-Ku"

-Hadits Qudsi-