Rabu, 27 Desember 2017

Jauhi Munafiq, dan jangan balas yang menzolimi

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

- Wasiat Nabi Khidir Alahissalam kepada Sayyidina Umar bin Abdul Aziz رضى الله عنه ketika bertemu di madinah:

“Wahai Umar janganlah engkau menjadi seorang wali dihadapan khalayak ramai, sedang engkau menjadi musuh Allah ketika engkau bersendiri, jika keadaanmu tidak sama ketika di luar dan dalam keadaan sendiri maka itu adalah munafiq, sedang orang-orang yg munafik berada di paling dalamnya neraka.”

Kemudian Sayyidina Umar Bin Abdul Aziz رضى الله عنه menangis sampai janggutnya basah.

[Tanbihul Mughtarrin]

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

- Wasiat Nabi Khidir Alahissalam kepada Sayyidina Umar bin Abdul Aziz رضى الله عنه ketika bertemu di madinah:

“Wahai Umar janganlah engkau menjadi seorang wali dihadapan khalayak ramai, sedang engkau menjadi musuh Allah ketika engkau bersendiri, jika keadaanmu tidak sama ketika di luar dan dalam keadaan sendiri maka itu adalah munafiq, sedang orang-orang yg munafik berada di paling dalamnya neraka.”

Kemudian Sayyidina Umar Bin Abdul Aziz رضى الله عنه menangis sampai janggutnya basah.

[Tanbihul Mughtarrin]

Sayangilah tanpa sarat, dan Hati hati tipu Dunia

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

- Waspadalah kalian dengan dunia. Sihirnya lebih hebat dari harut dan marut. Sihir harut dan marut dapat memisahkan antara suami dan isteri, sedangkan sihir dunia dapat memisahkan antara seorang hamba dengan Robbnya.

[Ahli Hikmah]

- ketika kamu mampu menyanyangi seseorang tanpa syarat, tanpa sebab, kamu akan mulai memahami kasih sayang ALLAH kepadamu tanpa syarat.

HABIB ALI AL-JUFRI

Selasa, 26 Desember 2017

Nasehat Muhamad Hasyim Asy'ari

(Surat ini) dari makhluk yang paling melarat, bahkan pada hakikatnya dari orang yang tidak punya sesuatu apapun, Muhammad Hasyim Asy’ari semoga Allah SWT mengampuni keturunannya dan seluruh umat muslim. Kepada teman-teman yang mulia penduduk tanah Jawa dan sekitarnya, baik ulama maupun masyarakat umum.

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Benar-benar telah sampai kepadaku (sebuah kabar) bahwa api fitnah dan pertikaian telah terjadi diantara kalian semua. Maka aku merenung sejenak apa kira-kira sebabnya. Kemudian aku berkesimpulan bahwa sebab itu semua adalah karena masyarakat zaman sekarang telah banyak yang mengganti dan merubah kitab Allah SWT dan sunah Rasulullah SAW. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Hujurat ayat 10 yang artinya:

“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu”. (QS. 49 : 10)

Sementara masyarakat sekarang menjadikan orang mukmin sebagai musuh dan tidak ada upaya untuk mendamaikan diantara mereka, bahkan ada kecenderungan untuk merusaknya. Rasulullah SAW bersabda :

“Jangan kalian saling menebar iri dengki, jangan kalian saling membenci dan jangan saling bermusuhan. Jadilah kalian bersaudara wahai hamba-hamba Allah SWT”.

Sementara masyarakat zaman sekarang saling iri dengki, saling membenci, saling bersaing (dalam urusan dunia) dan mereka akhirnya mereka jadi musuh. Wahai para ulama yang fanatik terhadap sebagian madzhab dan pendapat. Tinggalkanlah fanatik kalian dalam urusan-urusan far’iyyah (tidak fundamental) yang di dalamnya ulama (masih) menawarkan dua pendapat, yaitu pendapat yang mengatakan bahwa “Setiap mujtahid (niscaya) benar”. Serta pendapat yang mengatakan “Mujtahid yang benar (pasti hanya) satu, namun (mujtahid) yang salah tetap mendapat pahala”.

Tinggalkanlah fanatik (kalian) dan tinggalkanlah jurang yang akan merusak kalian. Lakukanlah pembelaan terhadap agama Islam, berjuanglah kalian untuk menangkis orang-orang yang mencoba melukai Al Qur an dan sifat-sifat Allah SWT. Berjuanglah kalian untuk menolak orang-orang yang berilmu sesat dan akidah yang merusak. Jihad untuk menolak mereka adalah wajib. Dan sibukkanlah dirimu untuk senantiasa berjihad melawan mereka.

Wahai manusia! Diantara kalian ada orang-orang kafir yang memenuhi negeri ini, maka siapa lagi yang yang bisa diharapkan bangkit untuk mengawasi mereka dan serius untuk menunjukkannya kejalan yang benar?

Wahai para ulama, untuk urusan seperti ini (baca; membela Al-Qur an dan menolak orang yang menodai agama), maka bersungguh-sungguhlah kalian dan silahkan kalian berfanatik. Adapun fanatik kalian untuk urusan-urusan agama yang bersifat fari’yyah dan mengarahkan manusia kemadzhab tertentu atau pendapat tertentu, maka itu adalah suatu hal yang tidak akan diterima Allah SWT dan tidak senangi oleh Rasulullah SAW.

Yang membuat kalian semua bertindak seperti itu tiada lain kecuali hanya kefanatikan kalian (terhadap madzhab tertentu), bersaing dalam bermadzhab dan saling hasud. Sungguh, kalau saja Imam Syafi’I, Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Ahmad, Ibnu Hajar dan Imam Ramly masih hidup (ditengah tengah kita), maka pasti mereka akan sangat ingkar dan tidak sepakat atas (perbuatan) kalian dan tidak mau bertanggung jawab atas apa yang kalian perbuat.

Kalian mengingkari sesuatu yang masih dikhilafi para ulama, sementara kalian melihat banyak orang yang tak terhitung jumlahnya, meninggalkan shalat yang hukumannya menurut Imam Syafi’i, Malik dan Ahmad adalah potong leher. Dan kalian tidak mengingkarinya sedikitpun. Bahkan ada diantara kalian yang telah melihat banyak melihat tetangganya tidak ada yang melaksanakan shalat, tapi diam seribu bahasa.

Lantas bagaimana kalian mengingkari sebuah urusan far’iyyah yang terjadi perbedaan pendapat diantara ulama? Sementara pada saat yang sama kalian tidak (pernah) mengingkari sesuatu yang (nyata-nyata) diharamkan agama seperti zina, riba, minum khamar dll.

Sama sekali tidak pernah terbersit dalam benak kalian untuk terpanggil (mengurusi) hal-hal yang diharamkan Allah SWT. Kalian hanya terpanggil oleh rasa fanatisme kalian kepada Imam Syafi’I dan Imam Ibnu Hajar. Yang hal itu akan menyebabkan tercerai-berainya persatuan kalian, terputusnya hubungan keluarga kalian, terkalahkannya kalian oleh orang yang bodoh-bodoh, jatuhnya wibawa kalian di mata masyarakat umum dan harga diri kalian akan jadi bahan omongan orang-orang yang tolol dan akhirnya kalian akan (membalas) merusak mereka sebab gunjingan mereka seputar kalian. (Itu semua terjadi) Karena daging kalian telah teracuni dan kalian telah merusak diri kalian dengan dosa- dosa besar yang kalian perbuat.

Wahai para ulama! Apabila kalian melihat orang yang mengamalkan pendapat dari para imam ahli madzhab yang memang boleh untuk diikuti, walaupun pendapat itu tidak unggul, apabila kalian tidak sepakat dengan mereka, maka jangan kalian menghukuminya dengan keras, tapi tunjukanlah mereka dengan lembut. Dan apabila mereka tidak mau mengikuti anjuran kalian, maka jangan sekali-sekali kalian menjadikan mereka sebagai musuh. Perumpamaan orang-orang yang melakukan hal diatas adalah seperti orang yang membangun gedung tapi merobohkan tatanan kota.

Jangan kalian jadikan keengganan mereka untuk mengikuti kalian, sebagai alasan untuk perpecahan, pertikaian dan permusuhan. Sesungguhnya perpecahan, pertikaian dan permusuhan adalah kejahatan yang mewabah dan dosa besar yang bisa merobohkan tatanan kemasyarakatan dan bisa menutup pintu kebaikan.

Untuk itu, Allah SWT melarang hamba-Nya yang mukmin dari pertentangan dan Allah SWT mengingatkan mereka bahwa akibatnya sangat buruk serta ujung-ujungnya sangat menyakitkan. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Anfal ayat 46 yang artinya:

“Dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu”. (QS. 8 : 46)

Wahai orang-orang muslim! Sesungguhnya didalam tragedi yang terjadi dihari-hari ini, ada ibrah (hikmah) yang banyak serta nasehat yang sangat layak diambil oleh orang yang cerdas dari hanya mendengarkan mauidzohnya para penceramah dan nasehatnya pada mursyid.

Ingatlah! Bahwa kejadian di atas adalah merupakan kejadian yang setiap saat akan selalu menghampiri kita. Maka apakah bagi kita bisa mengambil ibrah dan hikmah? Dan apakah kita sadar dari lelap dan lupa kita? Dan kita mesti sadar, kebahagiaan kita itu tergantung dari sifat tolong menolong kita, persatuan kita, kejernihan hati kita dan keikhlasan sebagian dari kita kepada yang lain. Ataukah kita tetap berteduh dibawah perpecahan, pertikaian, saling menghina, hasud dan kesesatan? Sementara agama kita satu, yaitu Islam dan madzhab kita satu, yaitu Imam Syafi’i dan daerah kita juga satu yaitu Jawa. Dan kita semua adalah pengikut Ahlu Al Sunah Wa Al Jama’ah.

Maka demi Allah SWT, sesungguhnya perpecahan, pertikaian, saling menghina dan fanatik madzhab adalah musibah yang nyata dan kerugian yang besar.

Wahai orang-orang Islam! Taqwalah kepada Allah SWT dan kembalilah kalian semua kepada kitab Tuhan kalian. Dan amalkan sunah nabi kalian serta ikutilah jejak para pendahulu kalian yang shaleh-shaleh. Maka kalian akan berbahagia dan beruntung seperti mereka.

Taqwalah kepada Allah SWT dan damaikanlah orang-orang yang berseteru diantara kalian. Saling tolong menolonglah kalian atas kebaikan dan taqwa. Jangan saling tolong menolong atas dosa dan aniaya, maka Allah SWT akan melindungi kalian dengan rahmat-Nya dan akan menebarkan kebaikan-Nya. Jangan seperti orang yang berkata “Aku mendengarkan” padahal mereka tidak mendengarkan.

Wassalamu fi al mabda’ wa al khitam.

*(Diterjemah dari kitab Al-Mawaidz karya Hadratusyaikh Muhammad Hasyim Asy’ari
http://pena-tintaku.blogspot.com

Senin, 25 Desember 2017

Nasehat Pernikahan

💝 *TAUSHIYAH USTADZAH ZULAIKHOH TTG PERNIKAHAN* 💝

💜 Keputusan utk menikah bukanlah sebuah keputusan yg sembarangan, tp sebuah keputusan yg amat berat, harus penuh pertimbangan, karena menikah adalah satu perkara yg jg menjadi keputusan anbiya'
النكاح سنتي ..

💜 Dalam memilih calon pasangan, selalu perhatikan yg paling penting adalah agamanya, bukan hanya cantik/tampannya, hartanya, atau nasabnya.

💜 Setelah aqad, jangan lupa lakukan sholat Zafaf, spt yg telah diajarkan oleh Rasulullooh.
Di antara faedahnya : suami akan bisa menerima watak istri, & sebaliknya istri akan menerima watak suami.
Karena tidak sedikit kejadian, pernikahan yg hanya bertahan bbrp hari, bahkan ada yg cm semalam, karena suami 'eneg'(tidak suka) melihat istrinya.

💜 Rumah tangga g akan lepas dari permasalahan, apa pun itu.
Untuk itu, Allooh menyuruh kita agar meminta pertolongan dengan SABAR DAN SHOLAT.
واستعينوا بالصبر والصلوة

- Sabar dgn segala perbuatan suami yg tidak cocok dgn kita..
Sabar atas ujian dalam keluarga..
- Sholat dalam arti memohon do'a kpd Alloh..
Allooh tidak akan bosan mendengar apa pun do'a kita.

💜 Usahakan.. untuk permasalahan yg kita hadapi, jangan sedikit2 mengeluh/ mengadu ke orang lain.
Sayyidah Maryam, seorang yg ahli ibadah, bahkan tidak memikirkan urusan dunia, ketika ditiupkan ruh Nabi Isa di rahim beliau, beliau dilarang bicara dgn manusia selama 3 hari. Hikmahnya diantaranya adalah agar beliau tidak mengadu dan meladeni omongan manusia, tp harus mengadu kpd Allooh.

💜 Do'a yg tidak boleh dilupakan untuk kebaikan keluarga :
ربنا هب لنا من ازواجنا وذريتنا قرة اعين . واجعلنا للمتقين اماما
Tentu kita semua hafal do'a ini.
Dan ini bukan sembarang doa..

💜 Untuk hajat2 kita, jangan lupa baca Surat Yasin setiap hari, bahkan mungkin tiap pagi dan sore.
Karena di dalam Surat Yasin, ada sebuah ayat yg mjd inti dari permohonan hajat2, yaitu ayat :
انما امره اذا اراد شيئا ان يقول له كن قيكون
Terutama pada kalimat :
كن فيكون
Jadi.. bagi yg blm diberi jodoh, yg blm dikaruniai keturunan, yg ingin suaminya baik setia, amalkan ini ..

💜 Taat pd suami adalah suatu hal yg amat berat, bahkan dibanding dgn taat kpd orang tua.

Misalnya kalau dulu orang tua kita melarang sesuatu yg kita minta, & kita marah, sampai kita berpikiran akan meninggalkan rumah, mk kita pasti akan berpikir lagi : kalo aku pergi, mau tinggal dmn? Mau makan apa?

Tapi jika suami yg melarang kita sesuatu, & kita marah, sampai kita ingin meninggalkan rumah, mk keinginan itu malah akan semakin kuat, & hati berkata : ngapain disini tidak boleh ini, dilarang itu, lebih baik pulang ke rumah ibu aja..

Hal itu karena iblis yg menggoda anak sebelum nikah adalah sekedar 'anak iblis' (setan tingkatan kecil).
Sedang yg menggoda/mengganggu dalam rumah tangga adalah 'induknya setan'(iblis).

💜 Wanita sholihah, terutama yg taat kpd suami, kelak di surga, jauuh lebih cantik dari bidadari surga, & akan dilayani oleh 70 bidadari.
Masya Allooh..

Sabtu, 23 Desember 2017

Menjaga BICARA, MATA DAN HATI.....

"Mata adalah panglima hati. Hampir semua perasaan dan perilaku awalnya digerakkan oleh pandangan mata. Oleh itu, hendaknya mata selalu didorong melihat kepada perkara-perkara yang baik. Bila dibiarkan mata memandang yang dicegah dan diharamkan, maka pemiliknya berada di tepi jurang yang berbahaya.
(Imam Al-Ghazali - Ihya 'Ulumuddin)

"Jika bicara, bicaralah dengan niat yang baik.
Jika diam, diamlah dengan niat yang baik."
(Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani)

Jangan pernah berhenti mendengar nasehat.
Hati akan buta tanpa nasihat.
(Syeh abdul qodir al jaelani)

Jaga Mata dan Istri serta Saudara Perempuanmu!!

"Mata adalah panglima hati. Hampir semua perasaan dan perilaku awalnya digerakkan oleh pandangan mata. Oleh itu, hendaknya mata selalu didorong melihat kepada perkara-perkara yang baik. Bila dibiarkan mata memandang yang dicegah dan diharamkan, maka pemiliknya berada di tepi jurang yang berbahaya.

(Imam Al-Ghazali - Ihya 'Ulumuddin)

Rasulullah ﷺ tidak suka mana-mana muslimah yang menjadi tontonan kaum lelaki. Jangan biarkan isteri-isteri kita, saudara-saudara perempuan kita ke tempat yang ramainya lelaki, jangan sampai menjadi tontonan kaum lelaki dimana sahaja (di alam maya atau nyata).

Sheikh Nuruddin Marbu Al Banjari ~

Obat hati Surah Al -Falaq

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

- Berapa ramai hari ini, mereka yang berlindung dibalik pakaian, namun punya hati yang busuk. Hati punya hasad dengki dengan orang lain. Kalau merasa diri ada penyakit hasad dengki, busuk hati melihat kebaikan, dan kesenangan orang. Amalkanlah membaca surah Al-Falaq.

[Habib Ali Zaenal Abidin Al-Hamid]